Basmalah



”Dengan menyebut nama AllΓ’h yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
46. π’π„π’π„πŽπ‘π€ππ† π˜π€ππ† π€ππ€ππˆπ‹π€ π‡π€π“πˆππ˜π€ 𝐓𝐄𝐋𝐀𝐇 πŒπ€π“πˆ, πŒπ€πŠπ€ πˆπ€ π“πˆπƒπ€πŠ π€πŠπ€π 𝐃𝐀𝐏𝐀𝐓 πŒπ„ππ”π‰π” πŠπ„ππ€πƒπ€ 𝐀𝐋𝐋𝐀𝐇.




”Dengan menyebut nama AllΓ’h yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.



Ω…ِΩ†ْ ΨΉَΩ„َΨ§Ω…َΨ§Ψͺِ Ω…َوْΨͺِ Ψ§Ω„Ω‚َΩ„ْΨ¨ِ ΨΉَΨ―َΩ…ُ Ψ§Ω„ْΨ­ُΨ²ْΩ†ِ ΨΉَΩ„َΩ‰ Ω…َΨ§ فَΨ§ΨͺَΩƒَ Ω…ِΩ†َ Ψ§Ω„ْΩ…َوَافِΩ‚َΨ§Ψͺِ وَΨͺَΨ±ْΩƒُ Ψ§Ω„Ω†َّΨ―َΩ…ِ ΨΉَΩ„َΩ‰ Ω…َΨ§ فَΨΉَΩ„ْΨͺَΩ‡ُ Ω…ِΩ†ْ وُΨ¬ُودِ Ψ§Ω„Ψ²َّΩ„َΨ§Ψͺِ .

"Sebagian dari tanda-tanda matinya hati adalah tidak adanya kesedihan (sudah) atas apa yang ditinggalkan oleh kamu dari semua ketaatan, dan meninggalkan penyesalan-penyesalan terhadap apa yang kamu telah menjalankannya dari wujudnya semua kesalahan (dosa atau maksiat)".

Apabila ada seseorang yang apabila berbuat dosa atau kemaksiatan, kemudian di dalam hatinya tidak ada rasa penyesalan, maka yang demikian ini menandakan, bahwa hati orang tersebut telah mati.


Hal tersebut di atas adalah merupakan kebalikan dari keadaan hati orang mukmin, yang apabila mereka berbuat kebaikan maka mereka akan merasa gembira, dan apabila berbuat kemaksiatan maka hatinya akan merasa menyesal dan sedih.


Di antara sebab-sebab yang dapat mengakibatkan matinya hati seseorang, adalah sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW. berikut ini, yang artinya:


"Janganlah kamu mempertanyak tertawa, karena sesungguhnya kebanyakan tertawa itu akan mengakibatkan matinya hati"




πŸ™