Basmalah



”Dengan menyebut nama Allâh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

Setiap menuju kebaikan ....



SETIAP MENUJU KEBAIKAN PASTI ADA PENGHALANGNYA




”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.

مَـامِنْ نَفْسٍ تُبْدِيْهِ اِلاَّوَلَهُ قَدَرٌ فِــيـــــّْـكَ يُمْصِيْهِ لاَتَتَرَ قَّبُ فُرُوْغُ اْلاَغْيَرِ فَــــاِنَّ ذٰلِكَ يُقْطِعُكَ عَنْ وُجُوْدِ اْلمُرَا قَبـَةِ لـــَــهُ فِيْمَـا مُقِيْمُكً فِيْـهِ .

”Tidaklah ada satu jiwa pun yang kamu lepaskan (tampakkan), melainkan bagi setiap jiwa itu ada ketentuan (Allah) yang akan melestarikannya padamu. Janganlah menunggu hilangnya penghalang untuk melaksanakan perjalananmu untuk menuju kepada Allah Yang Maha Tinggi. Sesungguhnya yang demikian itu akan memutuskan kamu dari kewajibanmu menuju kepada Allah di dalam apa yang Allah meletakkan (menempatkanmu) di dalamnya”.

Sesungguhnya tidak ada jalan yang tidak berpenghalang. Begitu pula dengan perjalanan seseorang yang sedang menuju kepada Allah. Dalam perjalanannya tersebut mereka pasti menemui halangan dan rintangan yang kesemuanya itu merupakan ujian dari Allah. Tinggal kini apakah mereka itu akan mampu mengatasi halangan dan rintangan tersebut ataukah tidak.

Perhatikan Firman Allah dalam Al-Quran surat Al Anbiya' ayat 35:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوْكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۗ وَاِلَيْنَا تُرْجَعُوْنَ .

"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan hanya kepada Kami." (QS. Al-Anbiya: 35)

Dengan demikian telah nyata dan jelas bagi kita, bahwa ada dua macam cobaan, yakni keburukan (misalnya kemiskinan, kelaparan, kegagalan dan sebagainya) dan kebaikan (misalnya kekayaan, pangkat tinggi, kehormatan dan sebagainya).

Namun demikian hendaklah kita tetap mawas diri dan waspada sehingga mampu mengatasi berbagai macam cobaan tersebut sehingga perjalanan kita dalam menuju kepada Allah bisa terlaksana dengan baik.

🙏

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya.” – (HR. Shahih Muslim ).