HIDUP DI DUNIA TAK AKAN LEPAS DARI COBAAN.
”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
لَاتَسْتَغْرِبْ وُقُوْعَ اْلاَكْدَارِ مَادُمُتَ فِىْ هٰذِهِ اّلدَّةرِ فَاِنَّهَا مَا اَبْرَزْتَ اِلَاّ مَــا هُوَ مُسْتَحِقُّ وَصْفِهَا وَوَاجِبُ نَغْتِهَا .
Artinya: ”Janganlah kamu merasa heran seandainya terjadi kesulitan-kesulitan yang selama kamu hidup di dunia ini. Maka sesungguhnya dunia itu tidak diciptakan, melainkan telah menjadi hak atas sifatnya (yang penuh dengan cobaan) serta telah menjadi kepastian sifatnya”.
Dalam bab terdahulu telah diterangkan, bahwa segala macam keadaan di dunia ini, baik yang berupa kebaikan maupun keburukan, adalah merupakan cobaan Allah, bagi seseorang yang mendapat cobaan berupa kebaikan, maka ia dituntut untuk melaksanakan hak kebaikannya itu. Begitu pula bagi mereka yang mendapatkan cobaan berupa keburukan, maka ia dituntut untuk sabar dan tawakkal, sebagaimana yang diperintahkan Allah lewat Al Qur'an Surat Az-Zumar ayat 10:
قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗ لِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗ اِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ .
"Katakanlah (Muhammad), Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman! Bertakwalah kepada Tuhanmu. Bagi orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Dan Bumi Allah itu luas. Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas."
(QS. Az-Zumar 39: Ayat 10)
Demikian, Allah telah menjanjikan pahala yang besar bagi orang-orang yang sabar. Dalam hal ini, kita patut memperhatikan dan merenungkan perkataan Khalifah Umar bin Khattab sebagai berikut ini:
”Jika kamu bersabar, tetap berlalu ketentuan Allah dan kamu mendapatkan pahala. Dan jika kamu mengeluh, juga, juga tetap berlalu ketentuan Allah dan kamu mendapatkan dosa (akibat ketidak kesabaranmu)”.
Seringkali, ketidak sabaran manusia dalam menerima cobaan adalah ketika apa yang diharapkan dan diinginkan tidak terpenuhi. Dalam hal ini, kita perlu merenungkan kata-kata abu Thorobi berikut ini agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang yang suka mengeluh dan tidak sabar.
kata-kata tersebut adalah:
”Wahai manusia, kalian mencintai tiga perkara, sedangkan tiga perkara itu bukan milik kalian. Yaitu:
- Kalian mencintai jiwa, sedangkan jiwa itu milik hawa nafsunya.
- Kalian mencintai ruh, sedangkan ruh itu milik Allah.
- Kalian mencintai, sedangkan harta itu milik ahli waris.
Dan kata-kata selanjutnya:
”Ketahuilah bahwa kalian mencari dan membutuhkan dua perkara, sedangkan dua perkara itu tidaklah kalian temukan di dunia ini, melainkan kalian temukan di akhirat, yaitu kesenangan dan kebahagiaan yang bersifat abadi”.
Karena itu seandainya kita mengharapkan atau menginginkan sesuatu, kemudian apa yang kita harapkan dan kita inginkan itu tidak terpenuhi, maka hendaknya kita bersabar. Karena hal itu mungkin belum menjadi milik kita.
“Semangatlah kalian terhadap hal-hal yang bermanfaat bagi kalian dan mohonlah pertolongan kepada Allah”.(H.R Muslim 2664).
