Basmalah



”Dengan menyebut nama Allâh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
PERBEDAAN ANTARA AMAL ORANG YANG ZUHUD DENGAN AMAL ORANG YANG CINTA DUNIA.




”Dengan menyebut nama Allâh yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.



مَاقَلَّ عَمَلٌ بَرَزَ مِنْ قَلْبِ زَاهِدٍ وَلَا كَشُرَ عَمَلٌ بَرَزَ مِنْ قَلْبِ رَاغِبٍ.

”Tidaklah (banyak) amal yang keluar dari hati orang zuhud, dan tidaklah banyak (sedikit) amal yang keluar dari hati orang yang senang keduniaan.”

Amal yang dikerjakan oleh orang zuhud (tidak menghiraukan kepentingan dunia) selalu timbul dan di dorong oleh keinginan hati yang suci yang jauh dari sifat-sifatnya takabur, dan sebagainya, tapi semata-mata karena ingin mendekatkan diri kepada Allâh. Dengan demikian, walaupun amal yang dikerjakan itu nampaknya kecil, namun nilainya sangat besar di sisi Allâh.

Hal ini berbeda sekali dengan amal yang dikerjakan oleh orang yang cinta kepada dunia. Walaupun amal yang dikerjakannya itu nampaknya besar, namun sebenarnya nilainya sangat kecil di sisi Allâh. Adapun yang demikian ini adalah disebabkan karena amal yang dikerjakannya itu telah tercampur dengan maksud-maksud tertentu yang ada kaitannya dengan kepentingan dunia, seperti riya', ujub, sombong atau takabur dan sebagainya. Padahal menurut sabda Rasûlullâh, seseorang tidak masuk syurga apabila di dalam hatinya terdapat sifat takabur, walaupun hanya sedikit.

Perhatikan sabda Rasûlullâh ﷺ sebagaimana yang terdapat dalam hadits riwayat Ibnu Mas'ud, yang artinya: ”Ibadah dua rakaat yang dijalankan oleh orang zuhud lagi alim itu lebih baik daripada ibadah yang dijalankan oleh orang yang sepanjang masa (tapi masih cinta kepada dunia)”.

🙏