JANJI ALLAH PASTI BENAR.

”Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang”.
لَايُشَكِّكنَّكَ فِى اْلوَعْدِعَدَمُ وُقُـوْعِ اْلمَوْعُوْدِ وَاِنْ تَعَيَّنَ زَمَنُهُ لِءَلَّا يَكُوْنَ ذٰلِكَ قَدْحًافِىْ بَصِيْرَ تِكَ وَاِخْمَادًا لِنُوْرِ سَرِيْرَ تِكَ .
”Janganlah sekali-kali kamu jadi ragu akan janji Allah yang telah dijanjikan oleh_Nya, sedang waktunya sudah nyata (akan datang) akan tetapi belum datang. Agar supaya keragu-raguan itu tidak mengotori penglihatan hatimu dan tidak memadamkan cahaya nuranimu”.
Dalam bab terdahulu telah diterangkan, bahwa Allah akan mengabulkan do'a setiap hamba_Nya. Demikianlah yang telah dijanjikan Allah. Karena itu, apabila suatu saat do'a kita belum dikabulkan oleh_Nya, maka janganlah hal itu menjadikan kita ragu dalam menerima janji_Nya. Sebab apabila keraguan tersebut mengotori hati kita, maka akan reduplah cahaya iman yang menerangi penglihatan mata batin kita.
Allah telah berfirman dalam Al-Qur'an, yang artinya: ”Sesungguhnya Allah tidak akan mengingkari janji_Nya”. Ayat tersebut dapat dijadikan pegangan agar jangan sampai meragukan hati kita dan juga agar kita tidak berputus asa dari memohon bantuan dan pertolongan_Nya.
”Barang siapa senang bertemu Allah, maka Allah juga senang bertemu dengannya (HR. Bukhari dan Muslim).
